Brendan Rodgers Prediksi Jalan Liverpool Juara Semakin Dekat

Brendan Rodgers

Brendan Rodgers selaku mantan pelatih Liverpool yang sekarang ini menjabat sebagai pelatih Leicester City mengaku sulit untuk menghentikan Jordan Handerson dan kawan-kawan sekarang ini. Status ini jelas memberikan sinyal bahwa mereka bisa menjadi juara Premier League 2019-2020.

Leicester berkesempatan memperkecil jaraknya ketika kedua tim bentrok di pekan ke-19 pada hari kamis, 26 Desember 2019 kemarin. Namun prediksi yang memberikan pandangan bahwa Leiceter akan mampu menyulitkan Liverpool, nyatanya tampil dibawah standart terbaiknya.

Berdasarkan catatan statistik yang ada, nyaris Leicester tidak sama sekali bisa menyulitkan Alisson Becker. Di sepanjang babak normal, Leicester hanya bisa melepas tiga tendangan saja, dan tak satu pun yang tepat sasaran.

Di akhir pertandingan, Leicester harus bisa menerima kekalahan telak empat gol tanpa balas. Gol tersebut dicetak oleh masing-masing Roberto Firmino (brace), James Milner dan Trent Alexander-Arnold. Tambahan tiga poin ini memberikan keunggulan 13 poin Liverpool atas Leicester.

Berita bola terbaru melanjutkan jika tak hanya keunggulan selisih poin, namun juga menambah rekor tidak terkalahan Liverpool dalam 18 pertandingan di musim ini. Brendan Rodgers lantas melihat laju Liverpool sebagai tim yang kuat dan sulit untuk dikalahkan.

“Mereka akan menjadi sangat, sangat sulit untuk dihentikan, tidak ada keraguan. Tim yang fantastis, kepercayaan diri juga tinggi. Mereka telah menjadi pemenang sekarang dan tidak pernah kalah di banyak pertandingan selama periode 18 bulan, jadi untuk kalah di pertandingan yang mereka butuhkan di bagian kedua musim ini,” cetus Brendan Rodgers.

“Mereka memiliki pemain yang cukup sekarang, pengalaman yang cukup dan kualitas yang cukup untuk tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan. Masih banyak laga yang bisa dimainkan, tetapi dalam beberapa pertandingan terakhir kami kami menghadapi dua tim terbaik di liga,” tutupnya.

Kekalahan dari Liverpool juga menambah rekor kekalahan dua kali beruntun bagi Leicester, dimana kekalahan sebelumnya terjadi atas Manchester City dengan skor 3-1. Dua kekalahan beruntun ini berpotensi merubah posisi klasemen mereka di peringkat kedua, dan bisa diklaim bahwa anak asuh Brendan Rodgers sudah kehabisan tenaga untuk selalu tampil percaya diri.